Skip to content

Belajar Untuk Bersyukur

February 11, 2013

Jangan butakan mata kita hanya karena satu atau dua keinginan yang tidak tercapai, lalu kita ,menjadi manusia pengeluh yang terhambat sebab hanya terfokus pada kekurangan. Mata kita selalu terbiasa melihat kekurangan, Ini yang biasanya sering tejadi, selalu dan ingin selalu uang kita lihat hanyalah kekurangan saja. Padahal, Allah telah berfirman : “ Dan janganlah engkau tujukan penglihatanmu kepada yang Kami beri kesenangan dengannya berbagai golongan dari mereka berupa perhiasan dunia, supaya Kami menguji mereka padanya, sedangkan rezeki Tuhanmu lebih baik dan kekal ( QS Thaahaa : 131 ).

Orang yang tinggi melihat bahwa ia kurus. Orang yang pendek melihat ia gemuk betapa enak nya bila bisa bertambah tinggi lagi. Yang punya kendaraan sepeda motor masih ingin membeli mobil, yang punya rumah ingin ladang, masih ingin terus menumpuk hartanya dan masih banyak lagi.

Tidak salah memang punya banyak keinginan, namanya juga manusia yang ada hanyalah kurang dan kurang tanpa bisa mensyukuri apa yang telah Allah berikan kepadanya. Inilah yang mesti kita pertanyakan dalam diri kita sudahkah kita bersyukur atas nikmat yang Allah beri, janganlah kita jadikan diri kita sebagai manusia yang tidak pernah terpuaskan dahaga keinginannya, Belajar untuk menerima dan mensyukuri atas apa yang ada tapi berusaha untuk tetap meraih sesuatu yang belum ada dalam hidup kita. Berusaha untuk lebih giat dan lebih cermat menangkap peluang dalam keinginan diri kita mungkin saja keinginan, harapan itu adalah sesuatu yang positif yang memberikan kita maslahat. Akan tetapi jika salah dalam penyalurannya, misal dengan mencari jalan pintas, maka bisa ditebak, keinginan tersebut menjebaknya pada situasi kehidupan yang bermasalah. Ibaratnya, ia berenang di kolam yang tak bertepi, yang tiada henti untuk mencarinya.

Jika kita renungkan kehidupan ini sebenarnya sangatlah indah kalau dijalani dengan rasa syukur. Apa yang di sekeliling kita yang kita dapatkan kita nikmati sebagai anugerah atau pemberian Allah Yang Maha Baik. Keinginan dipasang, tapi tidak menjadikan pasung yang mengharuskan diri kita untuk memenuhi semuanya dari yang setiap kita inginkan dengan membabi buta. Karena menjadi suatu dosa bagi manusia adalah jika dia menuruti semua apa yang dia inginkan karena keinginan manusia itu identik dikuasai oleh hawa nafsu dan hawa nasfu itu datangnya dari setan dan setan selalu berusaha menjerumuskan manusia kedalam dosa.

Berusaha untuk selalu berterima kasih kepada Allah atas segala karunia dan nikmat-NYA dengan segala kebaikannya. Pasti Allah akan berkenan memberikan tambahan nikmat rezeki kepada kita. Allah berfirman : ” Jika kamu bersyukur, niscaya akan Ku tambahkan nikmat-KU padamu, tapi jika kamu mengingkarinya akan nikmat-Ku, sungguh adzab-Ku sangatlah pedih.” ( Q.S Ibrahim ; 7 ).

Dan salah satu cara berterima kasih kepada Allah adalah dengan menerima apa adanya dan mau berbagi. Seharusnya kita malu sebab kita hanya meminta-minta dan selalu meminta tanpa pernah mau memberi. Seharusnya kita malu, kita mohon dan selalu memohon, tanpa pernah mau beribadah kepada-NYA dengan baik. Dan seharusnya kita malu,, Allah memberi segala karunia-Nya, memberi segala kenikmatan dunia, akan tetapi kita menikmatinya dalam kesendirian dan bahkan masih selalu merasa kurang, terlebih-lebih kita masih sering melakukan segala dosa kemaksiatan-kemaksiatan kepada Allah.

Jika kita tidak sudi memberi dan masih selalu merasa kurang, kapan kita merasa diri kita bahagia, tenang dan berkecukupan, bisa jadi ini adalah siksaan batin bagi kita.

Kita harus tetap berusaha dan belajar untuk mensyukuri semua nikmat Allah kepada kita dan semoga Allah membuka mata kita untuk bisa melihat kelebihan yang Allah karuniakan yang Allah anugerahkan kepada kita, bukan kita terfokus hanya pada kekurangan saja. Bisa jadi dengan menemukan kelebihan, kita bisa memulai berbuat banyak tanpa harus banyak mengeluh kepada Allah, karena sudah menjadi fitrah manusia memiliki kelebihan dan kekurangan dalam dirinya, tidak ada manusia yang sempurna karena kesempurnaan hanyalah milik Allah, tapi dengan ketidak sempurnaan manusia itu kita belajar untuk bersyukur atas apa yang kita terima, karena semua itu adalah ujian bagi diri kita atas kadar keimanan kita kepada Allah, kekurangan bisa jadi ladang amal untuk kita jika kita mampu untuk mensyukurinya tapi kelebihan juga bisa jadi adzab jika kita tidak mampu untuk mensyukurinya. Sungguh ampunan Allah sangatlah dekat akan tetapi adzab Allah juga sangatlah pedih.

About these ads

From → AKHLAQ

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: